Maha Simple Responsive Blogger Template

Kembali lagi dengan arifuw blog. Kali ini saya akan membagikan template yang seperti biasa berfitur ads ready atau siap pasang iklan. Nama Template ini adalah Maha Simple buatan mas Irfan Syahputra.

maha simple responsive blogger template

Kelihatan dari namanya kalau tampilan template ini terlihat simple dan sederhana. Serta kata tambahan “Maha” yang Menisbatkan dirinya sebagai template paling simple cukup sesuai meski bukan yang tersimple.

Untuk tampilannya bisa di sejajarkan dengan speed up dan brosense. Fitur responsifnya juga baik. Yang menarik dan pembeda dari template simple lainnya adalah widget popular postnya yang multi colored seperti evomagz serta Search Boxnya yang cukup keren.

Fitur dan kemampuan

  1. Fully Responsive Design
  2. Auto Resize Thumbnail Image
  3. Well Documentation
  4. Threaded Comment
  5. Optimize SEO Friendly
  6. Auto Author Image
  7. Newsletter Subscription
  8. Custom Error 404 Page
  9. Compatible With Major Browsers (IE8+,Mozilla,Chrome,Safari)
  10. Professional Admin Layout, Help You Easy Work With Blog Layout.

Versi dan Kredit

Nama Template Maha Simple Responsive
Designer Irfan Syahputra
Versi 1.0
Platform Blogger

Selain itu terdapat garis warna-warni di bawah Menu utama dan tombol back to top kotak, jadi mirip dengan evomagz dan eclipse. Untuk fontnya terdiri dari Oswald untuk heading dan Sans serif untuk konten. Untuk SEO nya cukup bisa diandalkan, wong Fitur SEO bisa ditambahkan sendiri kok.

Download

Silahkan di download. File hostingnya berada di Google drive.

Demo | Download

Untuk fitur responsifnya sempurna, cocoklah untuk tampilan mobile. Bisa dikatakan layak pakai dan layak coba.  Mungkin cocok untuk blog situs lagu.

Sekian postingan pada sore hari ini. Semoga bermanfaat dan Terima kasih.

Maha Simple Responsive Blogger Template Maha Simple Responsive Blogger Template Reviewed by Arif Wicaksono on 3:42 AM Rating: 5

2 comments:

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Powered by Blogger.