Perbedaan dan Perbandingan Bata Merah, Batako, dan Bata Ringan (Hebel)

Malem semua kali ini aku akan menjelaskan apa sih bedanya bata merah dengan batako serta bata ringan (pertama kali dengar ?). Artikel ini aku buat sebenarnya juga untuk belajar aku sendiri soalnya aku anak baru di dunia per Teknik Sipilan :v. Bayangin aja aku lulusan SMK TKJ (Teknologi Komunikasi dan Jaringan) bisa bisanya nyasar di Teknik Sipil, jauh banget tahu sejauh langit dan bumi (preet). Yah ini mungkin jalanku kali ya. Daripada kelamaan langsung saja kita bahas yang pertama yaitu Bata Merah.

BATA MERAH
Bata-Merah
Bata merah merupakan salah satu jenis bahan dasar pembangunan rumah yang sudah sangat umum digunakan di Indonesia, dari zaman dulu hingga zaman modern seperti saat ini bata merah memang sudah menjadi salah satu bahan wajib didalam membangun rumah. Cukup bisa dimaklumi, bata merah masih lebih banyak digunakan dari pada bata ringan atau batako press, karena selain sudah teruji kekuatannya, mendapatkan jenis material ini pun tidak susah.

Bata merah yang dimaksud adalah bata yang dibuat dari tanah yang dicetak kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi benar-benar kering, mengeras dan berwarna kemerah-merahan. Tanah yang digunakan pun bukanlah sembarang tanah, tapi tanah yang agak liat sehingga bisa menyatu saat proses pencetakan. Karena itulah, rumah yang dindingnya dibangun dari material bata merah akan terasa lebih nyaman dan adem. Selain lebih kuat dan kokoh serta tahan lama, sehingga jarang sekali terjadi keretakan dinding yang dibangun dari material bata merah. Selain itu Material ini sangat tahan terhadap panas sehingga dapat menjadi perlindungan tersendiri bagi bangunan Anda dari bahaya api.
Yang jelas memang bata merah itu bikin adem rasanya, coba aja kalo tidur tanganya grepe-grepe tembok, rasanya tuh cessss sejuk cuy.
Selanjutnya mengenai ukuran. Ukuran bata merah itu umumnya 20x10x5 cm, tapi ada kok ukuran lainnya yang lebih kecil, soalnya dari artikel yang saya baca pengurangan itu dilakukan produsen untuk menekan biaya produksi.
Selain bata merah sebenarnya juga ada bata pasir-kapur, sesuai dengan namanya batu bata ini dibuat dari campuran kapur dan pasir dengan perbandingan 1 : 8 serta air yang ditekankan kedalama campuran sehingga membentuk batu bata. 
 
Kelebihan Bata Merah :
•Tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasang.
•Ukurannya yang kecil memudahkan untuk pengangkutan.
•Mudah untuk membentuk bidang kecil
•Murah harganya
•Mudah mendapatkannya
•Perekatnya tidak perlu yang khusus.
•Tahan Panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api.
 
Kekurangan Bata Merah :
•Sulit untuk membuat pasangan bata yang rapi
•Menyerap panas pada musim panas dan menyerap dingin pada musim dingin, sehingga suhu ruangan tidak dapat dikondisikan atau tidak stabil.
•Cenderung lebih boros dalam penggunaan material perekatnya.
•Kualitas yang kurang beragam dan juga ukuran yang jarang sama membuat waste-nya dapat lebih banyak.
•Karena sulit mendapatkan pasangan yang cukup rapi, maka dibutuhkan pelsteran yang cukup tebal untuk menghasilkan dinding yang cukup rata.
•Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan bahan dinding lainnya.
•Berat, sehingga membebani struktur yang menopangnya.
•Bata merah menimbulkan beban yang cukup besar pada struktur bangunan.
 
BATAKO
img0368a
Batako ini umumnya dibuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dicetak padat atau dipress. Selain itu ada juga yang membuatnya dari campuran batu tras, kapur dan air. Bahkan kini juga beredar batako dari campuran semen, pasir dan batubara. Dengan bahan pembuatan seperti yang telah disebutkan, batako memiliki kelemahan yaitu kekuatannya lebih rendah dari bata merah, sehingga cenderung terjadi keretakan dinding, terutama jika bagian kosong-nya tidak diisi dengan adukan spesi. Pemakaian material batako untuk dinding juga membuat bangunan lebih hangat bahkan cenderung pengap dan panas, tidak seperti bata merah yang terbuat dari material tanah. Batako cenderung lebih ringan daripada bata merah. Teksturnya pun terlihat lebih halus dari bata merah.
Batako biasanya ada lubang-lubangnya tuh di tengah-tengah. Lubang tersebut dimaksudkan untuk mengurangi beban bangunan namun bisa juga lubang tersebut di isi dengan spesi (campuran semen+pasir) biar lebih kokoh. Kemudian karena permukaan batako itu lumayan rata jadi bisa tanpa plester penggunaanya. Batako dalam pemasangannya itu berdiri coz selama ini pasangan batako yang aku liat ya berdiri, aku belum pernah lihat pemasangan batako dengan posisi tidur seperti bata merah. Mungkin karena lubangnya ada di samping jadi dipasang dg posisi berdiri. Juga lucu dilihatnya kalo di pasang tidur, karena pasti temboknya bolong-bolong. Hal itu malah menyalahi maksud dari dinding itu sendiri, dinding kan fungsinya sebagai sekat antar ruangan kecuali pintu dan jendela serta ventilasi udara.
 
Kelebihan Batako :
•Pembuatan mudah dan ukuran dapat dibuat sama.
•Ukurannya besar, sehingga waktu dan ongkos pemasangan juga lebih hemat.
•Khusus jenis yang berlubang, dapat berfungsi sebagai isolasi udara.
•Apabila pekerjaan rapi, tidak perlu diplester.
•Lebih mudah dipotong untuk sambungan tertentu yang membutuhkan potongan.
•Sebelum pemakaian tidak perlu direndam air.
•Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
•Pemasangan lebih cepat.
 
Kekurangan Batako :
•Mudah terjadi retak rambut pada dinding.
•Mudah dilubangi dan mudah pecah karena terdapat lubang pada bagian sisi dalamnya.
•Kurang baik untuk insulasi panas dan suara.

BATA RINGAN (HEBEL)
bata ringan
Material dinding yang terakhir adalah Bata ringan atau sering disebut hebel atau celcon. Material bata ringan ini pembuatannya sudah sangat modern dimana material ini dibuat dengan menggunakan mesin pabrik. Bata ini cukup ringan, halus dan memilki tingkat kerataan yang baik. Bata ringan ini diciptakan agar dapat memperingan beban struktur dari sebuah bangunan konstruksi, mempercepat pelaksanaan, serta meminimalisasi sisa material yang terjadi pada saat proses pemasangan dinding berlangsung.
Bata ringan ini sesuai namanya memang ringan dilihat dari volumenya yang lebih besar dibanding batako. Permukaan bata ringan ini emang mulus banget, paling cuma butuh berapa centi acian biar lebih rapi. Bata ringan ini dipake biasanya untuk bangunan gedung bertingkat. Gedung untuk teknik Kimia dan teknik elektro serta beberapa dekanat fakultas di UNNES yang sedang di bangun juga menggunakan hebel ini. Jadi beban yang diterima kolom lebih ringan deh, orang enteng gitu bata nya.

Kelebihan Bata Ringan :
•Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi.
•Tidak memerlukan siar yang tebal sehingga menghemat penggunaan perekat.
•Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur.
•Pengangkutannya lebih mudah dilakukan.
•Pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa.
•Tidak diperlukan plesteran yang tebal, umumnya ditentukan hanya 2,5 cm saja.
•Kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
•Mempunyai kekedapan suara yang baik.
•Kuat tekan yang tinggi.
•Mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi.
 
Kekurangan Bata Ringan :
•Karena ukurannya yang besar, untuk ukuran tanggung, membuang sisa cukup banyak.
•Perekatnya khusus. Umumnya adalah semen instan, yang saat ini sudah tersedia di lapangan.
•Diperlukan keahlian khusus untuk memasangnya, karena jika tidak dampaknya sangat kelihatan.
•Jika terkena air, maka untuk menjadi benar-benar kering dibutuhkan waktu yang lebih lama dari bata biasa.
•Harga relatif lebih mahal daripada bata merah.
•Agak susah mendapatkannya, hanya toko material besar yang menjual bata ringan ini.
•Penjualannya pun dalam volume (m3) yang besar.
 
Okeh, segitu dulu postingan kali ini, semoga bermanfaat dan Terima Kasih.
 
sumber : hasil copasan dari berbagai sumber dan sedikit tambahan, tapi maaf lupa sumbernya yang pasti dari om google



































































Perbedaan dan Perbandingan Bata Merah, Batako, dan Bata Ringan (Hebel) Perbedaan dan Perbandingan Bata Merah, Batako, dan Bata Ringan (Hebel) Reviewed by Arif Wicaksono on 4:50 AM Rating: 5

1 comment:

  1. Hubungi distributor Bata Ringan Type AAC untuk solusi bangunan
    Menjual Bata Ringan AAC Standard.
    Murah. Siap Kirim.
    Ukuran :
    7,5X20X60 cm 10X20X60 cm

    Berat normal (kg/m3) : 600 ± 50
    Isi /m3 :
    7,5 cm : 111 batang
    10 cm : 83 batang

    Kondisi : New

    Pembayaran : Cash (Bayar di tempat) dan transfer bank.

    Harga LOCO ( Ambil di Pabrik) :
    – Rp 550.000/M3 ( Untuk seluruh indonesia )
    *Lokasi pabrik di kawasan Purwakarta

    **Harga FRANCO (Pengiriman sampai lokasi) :
    -Rp.610.000/M3. (Pengiriman seluruh jakarta )
    -Rp.620.000/M3 (Pengiriman cibubur)
    -Rp.620.000M3 (Pengiriman Depok dan Bogor)
    -Rp.600.000/M3 (Pengiriman seluruh Bandung Kota dan Kabupaten)
    -Rp.720.000/M3 (pengiriman tasik,garut)
    -Rp.700.000/M3 (pengiriman cirebon)

    *Pembayaran cash
    (barang sampai bayar) /
    Transfer Bank.

    Info pemesanan hubungi

    No Kantor : 022 7238153

    Hendra
    087822939599/081222631229

    Rizal
    0819 10002211/082280220090

    Riska
    081220058565/085975030300

    Whats Up 087722515195

    Pin BB 537021a6

    Website: bataringanunicon.com

    Email : uniconofficebdg@gmail.com

    Untuk permintaan brosur bs kirim email.

    Sample bisa dilihat/ambil :
    Cabang
    Purwakarta:
    Jl Raya Cilalawi no 57. Plered,Purwakarta.

    Bandung:
    Jl KH Hasan Mustafa (suci) no 22. Bandung.

    Jakarta:
    Jl Raya lenteng agung no 50 Jakarta Selatan.
    Untuk mendapatkan barang terdekat dengan lokasi anda bisa lihat atau kirim dari lokasi diatas. Ready stock.

    ReplyDelete

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Powered by Blogger.