Bayangan Putih di Jendela Kamar Baru

Kejadian ini waktu kamar baru dibangun untukku. Ruangan depan disamping ruang tamu yang dulu ukuranya kecil, tempat buat meletakan tv, dvd, dan speaker kini telah berubah jadi kamar baru yang masih berbau cat.

Kamar itu di bangun sebelum masuk bulan Ramadhan, dulu yg biasanya tidur di depan tv sekarang tidur diatas kasur yang empuk. Lumayan senang waktu itu, tapi ada yang membuatku sedikit kecewa yaitu tidak adanya stop kontak dan ventilasi diatas jendela kamar jadi lumayan pengap kalau jendela tidak dibuka.

Waktu itu jendela kamar belum di pasangi tirai, sedangkan pintu kamar sudah. Jadi jika masuk kamar malam hari langsung terlihat halaman rumah yang petang, pohon nangka yg lebat, dan pepohonan pisang di seberang jalan. Pokonya cukup membuat otak meng-imajinasikan hal-hal yg menyeramkan. Jadi kalau masuk kamar cuma ada 2 pilihan yaitu memelototi jendela sampai benar-benar yakin tidak ada apa-apa atau pura-pura tidak melihat pemandangan menyeramkan tersebut.


Kira-kira pukul 10 malam sehabis nonton tv, tidak seperti biasanya sudah merasa ngantuk, jadi kuputuskan saja untuk ke kamar terus tidur.

Berjalan ku ke kamar dengan cepatnya, kemudian kubuka tirai kamar yang pada waktu itu pintu tidak aku tutup, betapa kagetnya aku, kullihat sekelebat bayangan putih dengan cepat bergerak melewati depan jendela kamar. Kaget, bingung campur sedikit takut. Kaget melihat sesuatu yang aneh, hening sejenak tuk berpikir, dengan cepat aku pikir itu adalah pocong, karena bayangan tersebut mirip dengan bentuk pocong berdasarkan film-film di tv, jika Kuntilanak sepertinya terlalu kecil. Atau mungkinkah itu Ektoplasma yang kuat, imajinasiku makin meluas. Bingung dengan "apa" yang kulihat tadi namun aku tahu pasti kalau itu adalah sesuatu yang biasa orang bilang makhluk ghaib.

Sekarang aku bimbang, apakah aku akan tidur ataukah kabur dengan menyalakan tv dan begadang hingga pagi. Merenung aku sejenak memikirkan 2 pilihan itu. Bingung aku memikirnya hingga sedikit kesal. Aku mulai berpikri positif kalau 'mungkin' itu hanyalah imajinasiku saja atau salah lihat.

Akhirnya ku lewati malam itu dengan nekat masuk ke kamar dan sedikit rasa marah. Kubaringkan tubuhku di atas kasur, ku tutupi tubuhku dengan selimut, kupalingkan pandanganku menjauhi jendela, lalu kututup mataku dengan sarung hingga akhirnya pagi menjelang.
Bayangan Putih di Jendela Kamar Baru Bayangan Putih di Jendela Kamar Baru Reviewed by Arif Wicaksono on 4:11 AM Rating: 5

No comments:

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Powered by Blogger.